Mengenal Allergen pada Strawberry

Mengenal Allergen pada Strawberry

jus stroberi

segarnya stroberi

Buah strawberry (Fragaria ananassa) dengan warna merah memikat dan rasa asam manis segar, siapa yang tidak suka? Namun ternyata tidak semua orang bisa mengkonsumsi buah tersebut dengan aman.  Beberapa orang alergi terhadap buah tersebut dengan beragam gejala mulai dari bibir bengkak, biduran, ruam kulit hingga terganggunya saluran pernafasan.

Pada orang yang sensitif, tubuh menolak protein tertentu pada buah strawberry dan produk turunannya dan mengidentifikasikannya sebagai  benda asing yang harus dilawan. Mekanisme kekebalan alami, tubuh memproduksi antibodi untuk menetralkan protein tersebut, saat ambang toleransi terlampaui antibodi memicu tubuh menghasilkan histamin yang mendorong pelebaran pembuluh darah dan menampakkan gejala alergi. Sehingga pertolongan pertama seseorang yang menderita alergi diberi asupan anti histamin.

Dilaporkan pengolahan strawberry tidak mampu memodifikasi protein penyebab alergi, sehingga orang yang sensitif alergi strawberry disarankan tidak mengkonsumsi buah segar hingga produk turunannya, termasuk produk yang diusapkan di kulit. Perkembangan industri makanan dan kosmetik modern mungkin sudah berhasil menetralkan penyebab alergi ini, meneliti kandungan produk tetaplah tindakan bijak.

Protein pembawa sifat alergi yang secara umum disebut allergen pada buah strawberry ditandai dengan Fra a1 (Fragaria allergen 1).  Sejumlah studi mengindikasikan Fra a1 ini berkaitan erat dengan protein yang bertanggungjawab pada biosintesis antosianin yaitu zat warna merah yang menandai proses pematangan buah strawberry. Semisal penelitian Muñoz et al. (‎2010) berjudul “The Strawberry Fruit Fra a Allergen Functions in Flavonoid Biosynthesis” yang disitasi oleh banyak penulis (39) menyimpulkan, The results demonstrate that Fra a expression is directly linked to flavonoid biosynthesis and show that the Fra a allergen has an essential biological function in pigment formation in strawberry fruit. [link artikel jurnal saya sertakan agar pembaca bisa menelaah lebih detail, mengingat biokimia medis diluar kemampuan saya]

Pengenalan allergen strawberry tidak hanya dilakukan oleh ahli medis. Permasalahan ini juga memicu kreativitas pemulia tanaman bagaimana memodifikasi sifat tanaman strawberry agar rendah kandungan Fra a1 nya dan aman bagi orang yang sensitif atau alergi strawberry. Sejauh ini hasil penelitian merujuk pada upaya pembentukan cultivar strawberry yang disebut ‘Sofar’, buahnya hingga fase matang tidak membentuk warna merah mencolok, berkisar dari putih-kuning pucat hingga kuning emas.

Bacaan terkait:

The Strawberry Fruit Fra a Allergen Functions in Flavonoid Biosynthesis [Science direct]; akan ditambahkan lagi kemudian

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Pangan dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Mengenal Allergen pada Strawberry

  1. Ping balik: Jus yang Menyegarkan | RyNaRi

Terimakasih, pendapat Anda sangat berharga.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s