Sawo Afrika si Buah Ajaib

Postingan ini merupakan reblog dari kebun Rynari tentang pesona sawo Afrika (Synsepalum dulcificum) alias si buah ajaib…..

RyNaRi

Sawo Afrika si Buah Ajaib

Saat bermain di kebun sahabat, terkesima dengan tampilan tanaman dalam pot yang beliau labeli dengan miracle fruit, African magic fruit, buah ajaib, sawo Afrika. Buahnya berwarna merah cerah kontras dengan warna hijau daunnya, beberapa calon buah nampak bergerombol terbayang eloknya saat memerah serempak. Bentuk buahnya sangat mirip dengan sawo kecik namun berukuran mini alias mungil sebesar buah jamblang.

Sawo Afrika Sawo Afrika (Synsepalum dulcificum) alias buah ajaib

Lihat pos aslinya 342 kata lagi

Iklan
Dipublikasi di Alam, Pangan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Kirab Wiwit Panen Gandum

Kirab Wiwit Panen Gandum

Berikut adalah artikel Pak Jusuf Sutanto pada Majalah Manager Scope, mengulas perjalanan panjang penelitian gandum oleh UKSW. Artikel yang diramu melalui kepiawaian beliau mengemas ide. Narasi kirab wiwit panen gandum (yang disajikan di blog sebelah) ikut ambil bagian dalam pemuliaan Ibu Pertiwi melalui karya anak bangsa bersama pedang angin. Terima kasih Pak Jusuf Sutanto….

Artikel gandum-YS1

Artikel gandum-YS1

Artikel gandum-YS2

Artikel gandum-YS2

The Dancing Leader-Tai Chi dan Seni Memimpin

The Dancing LeaderTai Chi dan Seni Memimpin

Catatan: Pak Jusuf Sutanto beliau penulis yang produktif yang suka berbagi buku karya, diantaranya The Dancing Leader serta Tai Chi dan Seni Memimpin ……

Membaca karya Pak Jusuf pembaca diajak bersama menggali kekayaan falsafah budaya dunia Timur, meresapkannya dalam kekinian untuk merajut kesejahteraan bersama. Salam

Dipublikasi di Pangan, Penulis Tamu, Seri PKL | Tag , | 3 Komentar

Kemiri Sunan: Primadona Alternatif Sumber Energi Bahan Bakar Nabati (BBN)

Kemiri Sunan: Primadona Alternatif Sumber Energi Bahan Bakar Nabati (BBN)

Ferdian Lutfi Hermawan, Cratie Pingkan Rejeki Lengkong, Danang Abdi Sanjaya, Bagus Guritno Widjojo

Ketika kepadatan populasi manusia bertambah, maka tak dapat dipungkiri lagi bahwa pemenuhan kebutuhannya pun akan meningkat. Menghadapi zaman serba canggih dan teknologi yang berkembang pesat, tak ayal bahwa energi merupakan salah satu kebutuhan terbesar manusia saat ini dan bahkan juga di masa depan. Penyediaan energi, yang awalnya dibebankan menjadi tanggung jawab benda mati (air, angin, batu bara, fosil dan lain sebagainya), kini mulai dapat dipikul bersama oleh makhluk hidup, terutama tumbuhan. Tentunya tak lupa kita berterima kasih kepada insan-insan peneliti yang begitu mencintai bumi ini, sehingga mengabdikan hidup mereka untuk melindungi bumi dari eksploitasi yang merusakkan lingkungan kita lebih lanjut. Selain itu, kita sebagai warga negara Indonesia perlu menyadari bahwa kita memiliki keragaman biota yang luar biasa melimpah. Maka dari itu, mari kita menggali lebih dalam potensi-potensi plasma nutfah endemik Indonesia untuk menjawab segala permasalahan kelangkaan energi yang ada. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Lingkungan Hidup, Penulis Tamu, Seri Kiprah | Tag , | 7 Komentar

Menelitik Sayur Organik, Tren Asyik Menyehatkan Diri

Menelitik Sayur Organik, Tren Asyik Menyehatkan Diri

Shofyan Adi Cahyono, Muhammad Johan Sudanta Wijaya, Rafi Lutfi Hermawan

??????????Sayuran organik mulai diminati masyarakat, terutama masyarakat yang sudah mengerti akan kesehatan. Mereka menghendaki produk sayuran yang sehat, aman dikonsumsi dan mutunya baik. Semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia akan kebutuhan hidup sehat, sayur organikpun sejalan dengan hal tersebut. Sayur organik mulai diminati, semakin berkembang, bahkan menjadi trend diera globalisasi ini. Munculnya berbagai penyakit baru juga menjadi alasan untuk memicu berbagai produksi bahan makanan kembali menggunakan proses alami atau ‘back to nature’. Kebutuhan konsumen akan sesuatu yang alami, mendorong para pelaku bisnis mencari alternative produk dengan konsep bahan alami. Salah satu yang berkembang saat ini adalah budidaya sayuran organik. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pengelolaan Lahan, Penulis Tamu, Seri Kiprah | Tag | 2 Komentar

Indonesia, Ibarat Era Dinasti yang Kehilangan Putra Mahkota Bahkan Wilayah Kekuasaannya

Indonesia, Ibarat Era Dinasti yang Kehilangan Putra Mahkota Bahkan Wilayah Kekuasaannya

 Benny Arliston Pasaribu, Andryai Kristiningrum, dan Agus M. Alwi

Istana penuh bunga

Istana penuh bunga

Sebuah kerajaan yang dulu pernah berjaya, namun kini diambang kehancuran karena berkurangnya generasi penerus dari tahun ke tahun. Jika demikian, apakah dinasti tersebut akan tetap berjaya tanpa adanya putra mahkota? Atau tetap berjalan dengan sisa kekuatan yang ada sebari menghitung hari sampai saat menjelang kehancuran itu tiba. Alangkah tragisnya sebuah bangsa agraria dengan rayuan pulau kelapa nan sangat subur tapi tiada yang memberdayakan. Selain itu mengenai masalah wilayah atau areal lahan budidaya yang semakin menurun tiap tahun. Situasi kritis ibarat peribahasa “sudah jatuh tertimpa tangga”, sama halnya dengan kondisi sekarang ini, sudah menurunnya generasi penerus yang bergelut di sektor pertanian ditambah pula menurunnya areal lahan.  Hal ini bisa membuat pernyataan “Indonesia adalah Negara yang melimpah ruah air, namun Indonesia menjadi salah satu negara pengimpor air terbesar di Dunia”. Impor air disini dalam bentuk kadar air yang terkandung lewat produk-produk pertanian dan perternakan impor dari Negara lain. Susah payah menimbun emas, lambat laun akan ditukarnya hanya demi sekarung beras. Beberapa fakta dan data mengenai penyebab kemerosotan jumlah penerus di sektor pertanian akan kita gali selanjutnya diolah, dengan harapan bisa membuka pola pandang baru mengenai kondisi pertanian Indonesia. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pengelolaan Lahan, Penulis Tamu, Seri Kiprah | Tag , | 2 Komentar

Hijau, Kami Butuh Kau!

Hijau, Kami Butuh Kau!

Oleh: Livia Trihanni Hasan, Sugiyono Purnamasidi, Gabriela Desnata Yoan A.

hijau alamku

hijau alamku

Rekaman historis bercerita tentang sebuah negara khatulistiwa bak kristal nirwana, berkemilau hijau nan indah. Suatu negara yang kaya sekaligus surga bagi beragam flora dan fauna. Itulah Indonesia, sang Zamrud Khatulistiwa.

 Cerita bermula ketika sang historis singgah di zaman keajaiban. Kala itu, Sang Hijau yang terlahir sangat berkuasa sebagai tuan rumah. Tumbuhan berlimpah ruah sepanjang mata memandang. Di sini hijau, di sana hijau, bahkan ‘tongkat’ dan ‘batu’ saja bisa berubah jadi tanaman. Di bawah naungan Sang Hijau, hutan-hutan malah bisa menyumbang pangan. Di bawah naungan Sang Hijau, tak perlu banyak peluh menetes untuk membuat perut kenyang. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pengelolaan Lahan, Penulis Tamu, Seri Kiprah | Tag , | 2 Komentar

Nabung, Embung, Kembung

Nabung, Embung, Kembung

Oleh: Eriandra Budhisurya, Guovana, Fina

“Sekarang sumber air su dekat. Beta sonde pernah terlambat lagi. Lebih mudah bantu mama ambil air untuk mandi adik. Karena mudah ambil air katong bisa hidup sehat”. Kalimat tersebut saya yakin sudah tidak asing lagi ditelinga kita ,merupakan cuplikan yang diambil dari sebuah iklan produk air minum. Iklan tersebut mengambil lokasi di Nusa Tenggara Timur, dimana  di daerah tersebut terjadi krisis kekurangan air bersih. Bisa kita lihat dan dengarkan, betapa bahagianya pemuda kecil yang menjadi pemeran di dalam iklan tersebut saat mengisahkan mengenai keberadaan senyawa kimia bernama H2O. Bagaikan menemukan sebuah tambang emas, rupanya air menjadi sebuah sumber berkat bagi masyarakat di NTT karena airlah, pendidikan bisa maju, kehidupan sosial masyarakat menjadi lebih baik dan melalui air kesehatan dapat kita tingkatkan. Dengan demikian, merupakan fakta tak terbantahkan, air adalah senyawa penting yang pasti kita butuhkan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pengelolaan Lahan, Penulis Tamu, Seri Kiprah | Tag , | 6 Komentar